Arahku


Aku dahulu dan kini,
Orang kata aku berubah,
Tapi aku tak pernah menyesal dengan perubahan ini,
Malah aku amat bersyukur kepada-Nya,
Kerana memberi aku peluang untuk mencari arah-Nya,
Menunjukkan laluanku kepada-Nya,
Dan cinta aku kepada Allah takkan pernah pudar.

Masih jauh perjalananku,
Dan masih banyak yang perlu aku cari,
Pasti Allah cintakan hamba-Nya,
Yang berusaha ke jalan redha-Nya.

Syukur aku kerana berada di sini,
Kerana Allah berikan aku sekeping hati,
Memahami keadaan di sini,
Memberi aku rasa nikmatnya Islam itu,
Dan di sini mulanya langkahku,
Berpaling dari jalan dahulu,
Merawat luka dan nanah hari yang lalu,
Ingin kutuju jalan pulangku,
Jalan menuju redha Illahi.

Dahulu aku seperti remaja lain,
Namun kurasakan prubahan ini,
Mematangkan daku dari usia,
Meningkatkan daya fikirku,
Menikmati keindahan alam ciptaan Allah,
Yang tak terhingga,
Yang payah aku ketemu,
Selama aku di tanah air tercinta.

Namun di sini,
Sudah tak terbilang oleh jari-jemari ini,
Begitu banyak Allah tunjukkan kekuasaan-Nya,
Allah kurniakan hati ini mudah menerima segala pemberian-Nya,
Bersifat memahami dan terbuka,
Tak penat rasanya untuk aku lafazkan puji syukur pada Allah,
“Alhamdulillah, Alhamdulillah, Alhamdulillah”,
‘Segala Pujian Bagi Allah’,
Tak penat rasanya untuk aku lafazkan kesempurnaan-Nya,
“Subhanallah, Subhanallah,Subhanallah”,
‘Maha Suci Allah’,
Dan tak terkata rasanya aku lafazkan kebesaran Allah,
“Allahuakhbar! Allahuakhbar! Allahuakhbar!”,
‘Allah Maha Besar’.

Begitu banyak yang aku lalui di sini,
Perkara yang kadang tak pernah terfikir dek akal,
Tak pernah terlintas dek hati,
Yang belum pernah berlaku pada diri ini,
Namun di sinilah terjadi.

Demikian aku harapkan yang terbaik untuk diri ini,
Pintaku ingin menjadi hamba-Mu yang solehah,
Aku redha akan ketentuan Ilahku,
“Engkau berkatilah hidup ini Ya Allah”,
“Berikanlah aku kekuatan dan peliharalah aku”,
“Dari segala perkara yang menjauhkan aku dari-Mu”,
“Namun jadikanlah ia suatu perkara yang mendekatkan aku pada-Mu”,
“Engkau terimalah segala taubatku”,
“Dan tunjukkanlah aku jalan yang lurus”,
“Tidak ingin aku terkapai lagi”,
“Tidak ingin leka dan lalai”,
“Dengan pujuk rayu syaitan serta mewah dunia”,
“Bawalah aku ke jalan menuju nur-Mu”,
“Sesungguhnya kerdil diriku di sisi-Mu Ya Allah”,
“Amin, Ya Rabb”,
Doaku dalam sujud.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s